RSS Feed

#SIP Computer Based Information System (CBIS)

Posted by Unknown Label:

A. Definisi Computer Based Information         
     System (CBIS)

      Computer Based Information System (CBIS) atau sistem informasi berbasis komputer adalah sistem informasi untuk pemrosesan dan penyebaran informasi yang mengandalkan peranti dan lunak komputer (Lauden, Kenneth & Jane, 2008). Jadi model sistem informasi berbasis komputer ini telah menjadi suatu pilihan terbaik dalam pengolahan data, khususnya untuk bidang bisnis. Suatu model CBIS sebenarnya mengacu pada evolusi sistem informasi yang berbasiskan komputer yang tahapannya memperlihatkan perkembangan kemajuan teknologi sistem informasi sekaligus pemanfaatannya oleh orang-orang yang berkepentingan dalam perusahaan (Umar, 2005). 



B. Komponen Computer Based Information 
     System (CBIS)


Menurut Stair (dalam Fatta, 2007) menjelaskan bahka sistem informasi berbasis komputer (CBIS) dalam organisasi terdiri dari komponen-komponen berikut : 
1. Database > Data yang diperoleh dan kemudian  
    diproses untuk menjadi sebuah informasi.
2. Prosedur > Langkah-langkah dijalankan melalui 
    serangkaian aksi yang menghasilkan informasi   
    yang diinginkan.
3. Hardware > Perangkat yang biasanya berupa komputer yang 
    digunakan untuk memproses data.
4. Software > Komponen penunjang hardware.
5. Telecomunication > Teknik pengiriman atau penyampaian    
    informasi dari suatu tempat ke tempat lain. 
6. Human > Pelaku atau penggerak dari komponen-komponen 
  CBIS yang lainnya sehingga dihasilkan informasi yang di lakukan. 
 Selain itu human juga digunakan sebagai pengambilan keputusan    
  yang dijadikan sebagai perencanaan, pemecahan masalah serta  
  kebijakan. 

C. Manfaat Computer Based Information     
     System  (CBIS) 

1. Mendapatkan, mengumpulkan, mengelolah, mndistribusikan dan 
    menyimpan informasi. 
2. Memanage dan menggunakan informasi sebagai pengambilan 
    keputusan. 
3. Memecahkan masalah terstruktur atau program bagi kalangan  
    manager 
4. Pembuatan dan pengolahan laporan, pembedayaan komunikasi 
    aktivitas organisasi 
5. Kecanggihan sistem, sehingga meniru kecedasan manusia.
 
D. Contoh Aplikasi Computer Based 
     Information System (CBIS) 

1. Sistem Informasi Akuntansi > Melaksanakan akuntansi 
   perusahaan, aplikasi ini ditandai dengan pengolahan data yang  
   tinggi 
2. Sistem  Informasi Manajemen > Menyediakan informasi bagi 
    pemakai dengan kebutuhan yang serupa dan integrasi manusia 
   atau mesin guna menyediakan informasi untuk mendukung fungsi 
   operasional manajemen dan pengambilan keputusan pada suatu 
   organisasi  
3. Otomatisasi Kantor > Sistem elektronik formal dan informal 
   terutama yang berkaitan dengan komunikasi dari orang-orang di 
   dalam maupun diluar perusahaan dan lain-lain.

Daftar Pustaka :

Derson. (2015). http://dersons.blogspot.co.id/2015/11/sip-cbis-computer-based-information.html 

Fatta, H. A. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing                  perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: Andi

Laudon, Kenneth, C., Jane, P. (2008). Sistem Informasi Management Edisi 10. Jakarta: Salemba  Empat.

Umar, H. (2005). Evaluasi Kinerja Perusahaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

 


#SIP Arsitektur Komputer dan Struktur Kognisi Manusia

Posted by Unknown Label:



Arsitektur Komputer

  
      Menurut Limited (2000) Arsitektur komputer stuktur dasar dari sebagian besar mikroprosesor. Dengan mengolah pembuatan komputer elektronik bahwa intruksi dan datanya dapat disimpan dalam memori yang sama sehingga menyederhanakan struktur komputer.
    Sedangkan menurut Mulyanta(2005) arsitektur komputer jaringan komputer yang terdiri dari protokol dan komponen yang dibutuhkan dalam menjalankan sebuah aplikasi.
      Menurut Wahana komputer (2006) pada arsitektur komputer ada empat bagian utama yang bekerja sama antara satu dengan yang lain, yaitu ALU, memory, central unit, serta alat input dan output. Setiap data tersebut kemudia dikirimkan pada memory dan disimpan untuk proses selanjutnya pada control unit, dari control unit inilah yang akan mengatur tugas di antara bagian-bagian lain untuk mengorganisasi kerja komputer secara optimal
Komponen-komponen Stuktur komputer
      Menurut buku yang ditulis oleh Zaki & SmithDev Community tahun 2007, komponen komputer terdiri dari:
  1. Peranti input: Menerima data dan memasukkannya ke dalam komputer.
  2. Peranti output: Menampilkan hasil pengolahan data menggunakan komputer.
  3. Peranti CPU: Berfungsi mengatur semua aktivitas yang terjadi di komputer.
  4. Peranti memori: Digunakan untuk menyimpan data dan program.
Struktur Kognisi Manusia

    Menurut Siska (2016) struktur kognisi manusia menunjukkan adanya proses mental, kita secara berpikir, membuat rencana, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan dan manusia memproses informasi dengan cara tertentu melalui struktur kognitif yang diberi istilah “schema”, struktur tersebut berperan sebagaikeragla yang dapat menginterpretasikan pengalaman-pengalaman sosial yang kta miliki.
      Menurut Fukuyama (2005) struktur kognisi manusia ialah kemampuan untuk belajar sesuai dengan usia yang secara alami mengantarkannya ke dalam masyarakat, dengan kata lain apa yang disebut hakikat manusia memang ada.
Hubungan Dari Kedua Arsitektur Komputer dan Struktur Kognisi

       Jika telah mengetahui lebih jelas mengenai arsitektur komputer dengan struktur kognisi manusia, maka sekarang mari kita mencari tahu apakah hubungan dari arsitektur komputer dengan struktur kognisi manusia. Seperti yang sudah dijelaskan dari pengrtian arsitektur komputer di atas dapat dikatakan arsitektur komputer adalah mengolah pembuatan komputer elektronik dan disimpan dalam memori yang sama sehingga menyederhanakan struktur komputer. Sedangkan Struktur kognisi manusia adalah menunjukkan adanya proses mental dan mengambil keputusan dan manusia memproses informasi dengan cara tertentu melalui struktur kognitif.  Berarti sudah dapat diketahui hubungan antara keduanya, manusia dan komputer sama-sama dapat memproses informasi. Sama sama melaui proses input data baik itu pada komputer maupun pada manusia, pemprosesan data itu sendiri, penyimpanan data, dan outputnya. Tetapi pada arsitektur komputer yang mengendalikannya adalah manusia. Sedangkan struktur kognisi manusia proses dan kendalinya ada pada manusianya itu sendiri.
PERBEDAAN ANTARA ARSITEKTUR KOMPUTER DAN STRUKTUR KOGNISI MANUSIA
Kelebihan dan kekurangan dari arsitektur komputer, yaitu :
Kelebihan :
    1. Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu
2. Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user)
3. Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan 
4. Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operation  
    per second) 
Kekurangan :
   1. Karena ukurannya yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya
2. Harga sangat mahal
3. Interface dengan pengguna masih menggunakan teks
4. Membutuhkan daya listrik yang sangat besar
Kelebihan dan kekurangan dari struktur kognisi, yaitu :
Kelebihan :
   1. Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan          tujuan yang jelas
2. Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar
3. Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal
Kekurangan :

1.  Membutuhkan waktu yang cukup lama
2. Terkadang sulit mengaplikasikannya dikehidupan sehari-hari, karena tergantung individu masing-masing dalam mengoptimalkan cara berpikir mereka.
Sumber :

Limited, D,K,. (2000). Jendela iptek elektronika edisi bahasa indonesia. Jakarta: Balai pustaka.
Mulyanta, E,S,. (2005). Pengenalan protokol jaringan wireless komputer. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Wahana komputer. (2006). Student guide series pengenalan hardware. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Zaki & SmithDev Community. 2007. Merakit PC: Panduan praktis merakit PC kurang dari 20 menit!. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Siska, Y. (2016). Konsep dasar ips). Yogyakarta: Garudhawaca.
Fukuyama, F. (2005). Kodrat manusia dan tata sosial baru edisi bahasa indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Danna Putri. http://dannaputri.blogspot.co.id/
#SIP

#SIP Pengertian Informasi dan Sistem Informasi Psikologi

Posted by Unknown Label:



Pengertian Informasi

    Moelino (dalam Gaol, 2008) informasi adalah peneranhan, keterangan, pemberitahuan, kabar atau berita. Informasi juga merupakan keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kasian analisis atau kesimpulan.
     Sedangkan menurut Davis (dalam Gaol, 2008) informasi adalah data yang telah diproses atau diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesungguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya.

Pengertian Sistem Informasi

     Menurut Fatta (2007) sistem informasi adalah keterkaitan atara data dan informasi sebagai identitas penting pembentuk sistem informasi. 
     Sedangkan menurut Kusrini & koniyo (2007) sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Psikologi 
 
     Menurut Supratman dan Mahadian (2016) psikologi adalah ilmu tentang pengetahuan yang membelajari perilaku manusia dalam hubungannya dengan lingkungan dimana dia tengah berada.

Sistem informasi psikologi

     Jadi dapat disimpulkan sistem informasi psikologi adalah  suatu sistem  informasi di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolahan transaksi harian tentang pengetahuan yang membelajari perilaku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya  atau dapat dikatakan Sistem Informasi Psikologi adalah suatu sistem atau tata cara yang merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan, mengolah dan menyimpan data mengenai perilaku terlihat maupun tidak terlihat secara langsung serta proses mental yang terjadi pada manusia sehingga data tersebut dapat diubah menjadi informasi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu seperti tujuan penelitian. Contoh nyata dari pengaplikasian SIP dalam kehidupan adalah penggunaan teknologi dalam pengambilan data tes psikologi, dalam hal ini umumnya komputer (komputerisasi alat tes psikologi).

     Menurut Laudon dan Laudon (2007) Ahli psikologi mempelajari sistem informasi  dengan ketertarikan terhadap bagaimana pengambil keputusan manusia mengenal dan menggunakan informasi formal.

Komponen-komponen sistem informasi

Stairs (dalam Fatta, 2007) menjelaskan bahwa sistem informasi dalam suatu organisasi terdiri dari komponen-komponen berikut:
    1. Perangkat keras
Komponen untuk melengkapi kegiatan memasukkan data, memproses data, dan keluaran data
    2.Perangkat lunak
Program dan instruksi yang diberikan ke komputer
    3.Database
Kumpulan data dan informasi yang di organisasikan sedemikian rupa sehingga mudah diakses pengguna sistem informasi
    4.Telekomunikasi
Komunikasi yang menghubungkan antara pangguna sistem dengan sistem komputer secara bersama-sama ke dalam suatu jaringan kerja yang efektif
   5.Manusia
Personel dari sistem informasi, meliputi manajer, analis, programer, dan operator, serta bertanggung jawab terhadap perawatan sistem

     Fungsi dari sistem informasi

Sistem informasi memiliki banyak peranan dalam suatu organisasi/institusi/perusahaan diantaranya adalah : turut serta dalam pelaksanaan tugas rutin: mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendalian dalam sistem; mengkoordinasikan subsistem-subsistem; dan mengintegrasikan subsistem-subsistem yang ada. Selain mempunyai banyak peranan sistem informasi juga mempunyai kemampuan yang dimiliki diharapkan dapat meningkat produktivitas, mengurangi biaya-biaya tertentu, meningkatkan servis terhadap konsumen, dan peningkatan dalam pengambilan keputusan.
                                                      
     Fungsi dari sistem informasi psikologi
Contoh nyata dari pengaplikasian Sistem informasi psikologi dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan teknologi dalam pengambilan data tes psikologi, sistem informasi psikologi yang seperti ini membuat proses yang lebih efektif serta efisien.




Gaol, L, Jimmy. (2008). Sistem informasi manajemen pemahaman dan aplikasi. Jakarta: PT Grasindo.

Fatta,A,H,. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Jakarta: CV. Andi Offset

Kusrini & Koniyo. (2007). Tuntunan praktis membangun sistem informasi akuntansi dengan visual basic dan microsoft sql server. Yogyakarta: CV. Andi Offset

Supratman & mahadian. (2016). Psikologi komunikasi. Yogyakarta: Deepublish.

Laudon,C , kenneth,. Laudon,P, Janne. (2007). Sistem informasi manajemen. Jakarta: Salemba Empat

Dhiya. (2015). http://dhiyadhey.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-informasi-dan-sistem.html

#SIP

#SIP Etika Menulis Artikel Online

Posted by Unknown Label:

      Keberadaan suatu etika pada umumnya didasarkan pada itikad baik untuk kebaikan bersama. dengan adanya itikad baik itu diharapkan masyarakat dapat menggunakan etika tersebut sebagai acuan dalam setiap perbuatan yang dilakukan berkaitan dengan perkerjaan dan profesinya itu. profesi sebagagai penulis juga mempunyai etika, mereka harus bersikap jujur dalam segala hal yang berkaitan dengan materi kepenulisannya, menggunakan bahasa yang baik dan benar serta mengirim tulisan dengan ketikan yang rapi.

      Penulis  dalam menulis artikel di media online juga memiliki kode etik tersendiri yaitu, wajib menyebut sumber atau justru menyebunyikannya. Wajib menyebut sumber, bertujuan untuk mengormati penulis sumber. Sementara wajib menyembunyikan, bertujuan demi keamanan dan kenyamanan sumber tersebut.


      Menulis di media online seperti di blog, portal berita, forum, maupun media sosial hendaknya memperhatikan etika.  Untuk itu pula secara bersamaan telah merumuskan acuan etika online (menggunakan internet) yang bersifat konsep umum, tidak mengikat, bebas diadopsi siapapun dan diadaptasi sesuai kebutuhan masing-masing, yang berbunyi :


Siapapun tanpa terkecuali, ketika online(menggunakan internet) harus menjunjung tinggi dan menghormati:
·         Nilai kemanusiaan
·         Kebebasan berekspresi
·         Perbedaan dan keragaman
·         Keterbukaan dan kejujuran
·         Hak individu atau lembaga
·         Hasil katya pihak lain
·         Norma masyarakat
·         Tanggung jawab

Selain itu terdapat pula lima perilaku kreatif dalam etika menulis online :
  1. Menaruh konten yang bermanfaat dan tidak membahayakan, sopan santun, tidak menjelekkan orang, bully, berkata tidak sebenarnya (memfitnah)
  2. membuat jonten positif yang memiliki nilai manfaat bagi orang lain melalui kegiatan online mereka
  3. memanfaatkan intermet dan aplikasi untuk melakukan hal produktif dan menghasilkan (berjualan, belajar, bertukar karya).
  4. mecari informasi dan berpartisipasi dalam lomba dan inkubator bisnis digital
  5. menciptakan ekosistem digital yang produktif sebagai wadah dan pengembangan daya cipta dan kreasi.



Adapun tiga hal penting yang harus diperhatikan tentang etika dan kode etik dalam penulisan pada sebuah media adalah sebagai berikut:

1.Gunakan bahasa yang sopan, baik dan benar

Gunakan bahasa yang sopan pada saat menulis sebuah artikel atau berita disebuah media online. Karena internet tersambung dengan akses yang mencakup seluruh dunia. Dimana artikel atau berita yang kita muat pada internet dapat dibaca oleh siapapun dari berbagai kalangan masyarakat diseluruh dunia.

2.Gunakan huruf kapital (Capslock) seperlumya

Gunakan huruf kapital pada penulisan seperlunya. Karena jika kita menuliskan dnegan huruf kapital secara doamain, kata yang tertulis dapat berarti lain bagi seseorang yang membacanya. Bahasa yang baik dan benar pun memudahkan pembaca mengerti maksud dan inti dari sebuah berita yang disampaikan oleh kita sebagai penulis.
3.Menggunakan EYD yang sesuai.
Selain menggunakan bahasa yang sopan, penulisan dalam media pun harus menggunakan EYD yang sesuai. Dikarenakan penulisan yang menggunakan EYD secara yang sesuai pun dapat memudahkan pembaca untuk mengerti inti dari sebuah tulisan yang kita tulis. Jadi jika sebuah artikel yang ditulis tidak memperhatikan EYD dengan baik sebagus apapun isi dari artikel tersebut orang lain tidak akan menjadikannya sebagai referensi.

      Dalam menulis online jurnalistik wartawan indonesia juga ikut serta dan menggunakan media online dalam membuat artikel online seperti berita dari dalam negeri maupun luar negeri. Maka dari itu para jurnalistik atau wartawan indonesia juga memiliki kode etik atau etika dalam penulisan online.
Berikut ini terdapat pula kode etik jurnalistik wartawan Indonesia dalam menulis online :
1.Wartawan Indonesia menempuh tata acra yang etis untuk memperoleh dan menyiarkan informasi serta memberikan identitas kepada sumber informasi
2.Wartawan Indonesia tidak menyiarkan informasi yang bersifat dusta, fitnah, sadis, dan cabul, serta tidak menyebutkan identitas korban kejahatan sosial
3.Wartawan indonesia tidak menerima suap dan tidak menyalahgunakan profesi
4.Wartawan indonesia segera mencabut dan meralat kekeliruan
5.Wartawan indonesia menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar.



SUMBER:
Bahar, A. (2008). Meraih passive income dari menulis. Depok: Pena Multi Media

Rahardi, F. (2006). Panduan lengkap menulis artikel, feature, dan esai.Tangerang: PT Kawan Pustaka   

Telkomsel.  2016. 17 rumus keren internet baik. Jakarta: telkomsel  indonesia. 


Tahrun, Houtman, Nasir. (2012).  Keterampilan pers dan jurnalistik berwawasan jender. Yogyakarta: Deepublish

#SIP